Cinderamata Bagi Wisatawan

Salah satu tujuan wisatawan berkunjung ke daerah tujuan wisata adalah dapat berbelanja kebutuhan pribadinya dan mendapatkan oleh-oleh cinderamata untuk dibawa pulang ke rumahnya apalagi bagi wisatawan asing untuk dibawa ke negara asalnya.

Cinderamata terbukti menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengenalkan daerah tujuan wisata, seperti kaos, batik, dan cinderamata lainnya. “Karena dengan cinderamata banyak wisatawan yang datang.”

Arti cinderamata yang sesungguhnya ialah sesuatu yang dibawa wisatawan ke rumahnya untuk kenangan yang terkait dengan benda itu. Cinderamata bisa berarti souvenir, tanda mata, kenang-kenangan, atau buah tangan.

Souvenir atau cinderamata membuat ingatan seseorang tentang tempat yang pernah dikunjungi. Makanya, cinderamata seringkali dijadikan sebagai oleh-oleh ketika wisatawan berkunjung ke daerah tujuan wisata sebagai kenang-kenangan dari tempat yang dikunjungi, misalnya kaos, tas, bantal, hiasan dinding, asesoris dsb. Dan disetiap daerah tujuan wisata pasti mempunyai cinderamata yang unik, sebab cinderamata adalah ikon dari daerah tujuan wisata, misalnya dikota tua, Jakarta banyak sekali cinderamata untuk dibawa pulang oleh pengunjung.

Cinderamata pun bisa bermacam-macam, tergantung jenisnya.  Misal dari bahan logam (emas, perak, kuningan, lotih, swasa, dll), Kulit (sapi, buaya, biri-biri, ular, dll), hasil laut (kerang, mutiara, dll), kain (tenun, batik, dll), kayu (jati, kelapa, lunak, dll), batuan (akik, dll),  bahkan cinderamata tak sekadar berfungsi sebagai hiasan, tapi juga ada berfungsi untuk kebutuhan, misalnya sebagai tempat minum (sport bottle, travel mug), ada juga bahan yang dapat dijadikan tas, dompet, bantal, kaos, asesoris, dll.

Dengan itu, desainer hendaknya menekankan pada pentingnya keunikan dan kualitas produk mengingat wisatawan menekankan pada wujud produk. Wisatawan cenderung tidak terlalu peduli dengan harga, tapi lebih mementingkan kualitas dan keunikan produk atau desain.
Hal lain yang tak kalah penting diperhatikan adalah produk tersebut mudah dibawa, tidak berat, kemasan yang bagus, terutama kualitas yang bagus.
Peluang menarik bagi pengusaha UKM yang berkutat dengan cinderamata adalah menerobos pasar ekspor. Untuk mencapai hal itu diperlukan inovasi produk desainnya.

Guna menciptakan inovasi dan pengembangan produk, dapat dilakukan dengan mengikuti trend, meciptakan trend, dan implementasi produk ke semua aspek.
Namun demikian, dalam menciptakan design, standar, dan spesifikasi, perlu diperhatikan negara tujuan. Setidaknya mengetahui aturan, adat, warna favorit, dan musim di negara tujuan ekspor. Bandingkan juga soal harga dengan pesaing, kualitas harus sesuai sample dan repeat order, serta pengiriman sesuai jadwal.

Satu keunggulan adalah mempertahankan ciri khas, keunikan dan kearifan budaya lokal sebagai unsur daya saing. Hal itu bisa diciptakan dengan memperhatikan etnik, adat budaya, sumber daya alam, dan pemanfaatan bahan lokal.

Selain untuk cinderamata/souvenir, ini juga bisa menjadi alternatif kado untuk teman, sahabat karib, keluarga, serta orang tersayang yang ada didekat kalian.

Di Tanah Air ini mungkin hanya Bali dan Jogjakarta yang  benar-benar siap menyediakan souvenir yang bisa menjadi alat promosi efektif ketika turis kembali ke negaranya.

Kamu bisa membuat cendera mata dengan desain sendiri yang dapat kamu aplikasinya ke dalam tas, dompet, hiasan rumah, buku, baju, botol minum, dll.

Kamu bisa melihatnya di tokome.id, sebuah wadah bagi kalian para illustrator, fotografer maupun kaligrafi, di tokome.id kalian juga bisa membuka toko hanya dengan mengirim desain dan bisa juga di promosikan ke berbagai social media, dll. Semua senang, mendapatkan merchandise yang unik dan semua bisa dilakukan bersama tokome.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *